keputihan, softex
Lifestyle,  Sport & Health

Inilah Hal Yang Harus Kamu Tahu Tentang Keputihan

Keputihan? Siapa sih, perempuan yang nggak tahu? Sebagai perempuan, pasti dong kita pernah merasakan yang namanya keputihan. Konon nih, keputihan adalah masalah sehari-hari kaum Ibu Kita Kartini. Sebagian menganggapnya biasa, sebagian lagi menganggapnya masalah yang lebih besar daripada Planet Jupiter. Ehm, kita termasuk yang mana?

Kadang, meskipun menganggap biasa, sejumlah pertanyaan muncul di diri kita. Kok bisa sih, keputihan? Kok keputihannya sering, sih? Ini normalkah? Jangan-jangan ada masalah dengan organ spesial kita itu. Terus, kita kudu piye?

Jawaban dari kudu piye itu adalah… pantengin terus postingan ini. Secara, Ahad, (22/4), aku dan teman-teman dari Blogger Crony berkesempatan ikut Blogger Meet Up di Eastern Opulence, restoran di bilangan Kebayoran Baru. Ada Lulu Elhasbu, Dr. Bram SPOG, dan Anastasia Erika yang berbagi seputar masalah kewanitaan, khususnya keputihan. Cekidot, Galz!

Inilah yang Harus Kamu Tahu Tentang Keputihan (2)

 

Cerita Lulu Elhasbu

Kak Lulu, kita sebut saja begitu supaya tambah akrab, namanya malang-melintang di jagat Instagram. Dia adalah seorang social media influencer dengan jumlah followers yang bikin iri, hehehe. Kesibukan sebagai model yang sering wara-wiri di runway menuntutnya untuk selalu tampil ceria dan fit.

Inilah yang Harus Kamu Tahu Tentang Keputihan (3)

Sebagai seorang yang punya banyak aktivitas, Kak Lulu berbagi tips tentang caranya menjaga kesehatan, yaitu dengan tidur delapan jam sehari dan banyak minum air putih. Ia juga berusaha memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, misalnya dengan membersihkan make up di mobil, sehingga saat sampai rumah tinggal cuci muka dan tidur.

“Aku biasanya bawa dua CD dan pantyliners. Kalau lagi GR, wara-wiri di runway, bakalan lembab. Tapi, kadang malas gantinya, jadi ya sudahlah,” ungkap Kak Lulu sewaktu ditanya tentang caranya menjaga kesehatan kewanitaan.

Inilah yang Harus Kamu Tahu Tentang Keputihan (1)
Pict by: fotografernya Kak Lulu

Kak Lulu cerita, dia pernah mengalami keputihan yang tidak normal. Karena panik, khawatir akan penyakit-penyakit organ kewanitaan, ia langsung ke dokter dan meminta Pap Smear. Setelah Pap Smear pun kekhawatirannya belum hilang, karena harus menunggu dua pekan untuk mendapatkan hasil. Alhamdulillah, tidak terjadi suatu apapun.

 

Yuk, Kenali Penyebab Keputihan

Selagi tidak berbau, encer, tidak berwarna, dalam jumlah yang normal, dan tidak menimbulkan gatal, keputihan yang biasa dialami wanita tergolong normal, begitu yang dikatakan Dr. Bram, yang sehari-hari bekerja di sebuah rumah sakit di bilangan Jakarta Utara.

Inilah yang Harus Kamu Tahu Tentang Keputihan (4)

Dokter muda nan rupawan spesialis kebidanan dan kandungan ini juga menjelaskan, ada sejumlah faktor penyebab terjadinya keputihan. Mau tahu? Mau banget! Cekidot!

1. Seks Bebas

Sudah bukan rahasia lagi jika melakukan hubungan seks secara bebas dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi menular seksual. Infeksi tersebut yang menyebabkan organ kewanitaan kita menjadi tidak sehat. Bukan cuma keputihan, tapi masalah lain akan berdatangan karena perilaku ini.

2. Penyakit Tertentu

Penyakit juga bisa menyebabkan terjadinya keputihan, seperti HIV dan diabetes. Pada wanita yang menderita diabetes, organ kewanitaannya menjadi lebih lembab karena kandungan gula yang tertimbun dalam darah, dan menimbulkan keputihan

3. Pemakaian Antibiotik Tidak Rasional

Kalau kita berobat ke dokter dan mendapat obat antibiotik, dokter biasanya akan berpesan untuk menghabiskan antibiotik itu. Nah, yang harus kita lakukan adalah menuruti kata dokter, meskipun kita sudah merasa sembuh. Kebiasaan meminum antibiotik setablet-dua tablet lalu berhenti dapat berpengaruh buruk pada kesehatan kita, juga pada organ kewanitaan.

4. Perubahan Hormonal

Perubahan hormonal biasa kita alami. Misalnya saja, sebelum dan sesudah haid. Kadang, tubuh jadi terasa tidak nyaman, sakit perut, bahkan mood memburuk. Perubahan ini memicu timbulnya keputihan. Selagi masih dalam batas wajar, keputihan yang dialami aman-aman saja.

Inilah yang Harus Kamu Tahu Tentang Keputihan (5)

5. Merokok dan Alkohol

Sudah pernah baca kandungan apa saja yang ada dalam sebatang rokok? Yaps! Kandungan tersebut ternyata bukan hanya berbahaya bagi organ dalam kita, tapi juga organ kewanitaan. Begitupun alkohol yang kandungannnya dapat memicu ketidakseimbangan dalam tubuh kita.

6. Obesitas

Yang ndut, coba cung! Masalahnya bukan sekadar berat badan ekstra saja, tapi risiko keputihan karena sekitar organ kewanitaan jadi lebih lembab. Belum lagi risiko terkena sindrom metabolik seperti diabetes dan jantung. Pst… kurangi makanan cepat saji dan gorengan. Banyak minum air putih, dan makan yoghurt yang fat free. Jangan lupa olahraga. Niscaya berat badan akan kembali normal.

7. Stress

Pernahkah kita merasakan keputihan saat stress melanda? Ternyata, stres yang kita alami dapat memicu ketidakstabilan dalam tubuh kita, termasuk juga pada organ kewanitaan.

8. Kebiasaan

Selesai olahraga malas ganti pakaian? Suka pakai celana ketat? Dua hal tersebut, yang sering ada dalam keseharian kita, konon, adalah pemicu keputihan. Masalahnya tidak lain dan tidak bukan adalah adanya kelembaban ekstra yang timbul dari dua kebiasaan itu.

Eh, eh, adakah dari keseharian kita yang disebutkan di atas? Hayo, jangan senyum-senyum sendiri sambil membatin, ini gue banget!. Sudah saatnya kita menghindari hal-hal tersebut, demi menjaga kesehatan organ spesial kita.

Oh ya Galz, jangan menganggap remeh keputihan yang tidak normal. Karena, keputihan bisa menyebabkan infeksi yang jika dibiarkan akan berubah jadi radang di mulut rahim, rahim, dan saluran telur. Kalau infeksinya sampai bernanah, tentu akan berpengaruh pada kesuburan kita.

Inilah yang Harus Kamu Tahu Tentang Keputihan (6)

Kita Bisa Menjauhi Keputihan

Terbebas dari si Putih? Mungkinkah? Yaps! Kini, menghindarkan diri dari keputihan, minimal menguranginya, bukan hal yang mustahil. Pst… ini bocoran buat kita-kita saja, ya. Cara ini simpel, bisa dilakukan kapanpun, dan dijamin bebas biaya. Yuk, sini aku bisikin.

1. Pastikan Miss V Tetap Kering

Ada deh, di antara kita yang tidak mengeringkan Miss V usai dibersihkan setelah buang air kecil. Alasannya: adem. Padahal, Miss V dan CD yang basah dapat memicu pertumbuhan bakteri. Mulai sekarang, mari kita coba melupakan adem itu demi Miss V yang sehat.

 

Baca juga: Pakai Pashmina Siapa Takut

 

2. Jangan Menyemprot Cairan Apapun

Jika kita menyemprotkan cairan ke Miss V, maka bakteri-bakteri yang ada di situ akan naik dan masuk ke dalam organ kewanitaan. Efeknya, tentu akan menyebabkan organ kewanitaan tidak sehat, keputihan muncul, lalu jika dibiarkan, muncullah masalah-masalah seperti yang sudah disebutkan tadi.

3. Bersihkan Setelah Berhubungan

Khusus buat yang sudah double, jangan lupa dibersihkan ya, setelah “colek-colekan” dengan Paksu tercinta. Buat yang single, banyak-banyak berdoa supaya cepat double, hehe. Cara membersihkan terbaik adalah dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya supaya bakteri di dubur tidak terbawa ke Miss V.

Inilah yang Harus Kamu Tahu Tentang Keputihan (7)

4. Hindari Alkohol dan Rokok

Sebagaimana sudah kita bahas tadi di atas, kandungan dalam alkohol dan rokok bisa membahayakan organ kewanitaan, pun diri kita sendiri. Menghindarkan diri dari paparan alkohol dan rokok sudah selayaknya kita lakukan. Gunakan masker jika ada yang merokok, atau kalau perlu tegur orang yang merokok supaya kita juga tidak menjadi perokok pasif.

5. Memakai Pantyliner dengan Tepat

Idealnya, pemakaian satu pantyliner cuma terbatas tiga jam. Saking, kita suka mager buat ganti, apalagi kalau di tengah-tengah serunya pekerjaan, atau terjebak kemacetan. Pilih pantyliner (dan pembalut) yang bebas bahan kimia, seperti pemutih dan pewangi.

Mudah, kan? Kalau kita senantiasa melakukannya, niscaya, si Putih tidak akan betah berteman dengan kita dan akan pergi menjauh. Organ kewanitaan yang sehat tentu akan membuat kita nyaman beraktivitas. Biar si Putih dalam bentuk kucing dan kelinci saja yang mendekat.

 

Pilih-Pilih Pantyliners

Galz, pasti belum hilang dalam ingatan kita tentang kehebohan pembalut berpemutih beberapa waktu lalu. Siapapun resah, karena pembalut adalah barang yang pasti menemani setiap bulan. Apalagi, dalam postingan yang beredar, sejumlah penyakit turut serta disebut. Bukannya ngeri lagi, tapi ngeri banget. Mau menghindar juga susah.

Brand Manager PT. Softex Indonesia, Anastasia Erika, menuturkan, Softex –yang terbuat dari serat kayu, sama seperti tisu, kapas, dan popok bayi-, memang diputihkan dengan bahan alami. Bahan tersebut bernama chlorine, yang juga digunakan untuk kolam renang dan pembersih air minum.

Dalam pemakaian wajar, tentu aman. Chlorine akan berbahaya jika berubah menjadi dioxine, yaitu jika berada dalam suhu 200 derajat Celcius. Tentu, tidak ada seorang pun dari kita yang suhunya mencapai titik itu.

Inilah yang Harus Kamu Tahu Tentang Keputihan (8)

Varian Softex Daun Sirih ini terwujud setelah tim PT. Softex Indonesia mengadakan riset ke dokter-dokter Obgyn, dan mendapati bahwa masalah terbesar wanita Indonesia adalah bakteri yang berada di organ kewanitaan.

Jadi, sekalipun kita sibuk dan belum sempat ganti pantyliners meskipun sudah tiga jam, don’t worry, karena antiseptik alami dari ekstrak daun sirih di Softex Daun Sirih akan menghambat pertumbuhan bakteri sekaligus mematikannya. Kita bisa bebas beraktivitas tanpa khawatir muncul bakteri pada organ kewanitaan karena lembab.

Mau yang panjang atau pendek? Tebal atau tipis? Wing atau non-wing? Pantyliners panjang atau standar? Untuk pemakaian standar atau paskamelahirkan? Semua tersedia. Varian Softex ini sudah lengkap sesuai kebutuhanmu. Malah ada paket lengkap dan hemat yang cocok untuk sekali siklus haid.

Inilah yang Harus Kamu Tahu Tentang Keputihan (8)

 

Ekstra

Anyway, tararengyu ya Galz, sudah baca postingan ini dari awal sampai akhir. Apakah kamu tercerahkan?

Oh ya, satu lagi, di acara Blogger Meet Up ini juga ada workshop Flat Lay Photography sama Mas Bimo Pradana. Itu lho, foto yang tampilannya dua dimensi yang lagi nge-hits banget. Nah, satu lagi hadiah spesial untuk kamu adalah bocoran tentang membuat foto-foto Flat Lay. Kamu bisa cek di sini, dan bersiaplah feed Instagrammu makin kece.

Inilah yang Harus Kamu Tahu Tentang Keputihan (11)
Percobaan foto Flat Lay

13 Comments

Komen, Kuy!

%d blogger menyukai ini: