Lifestyle

K-Job Korean, One Step Closer Kerja di Korea

Ke Korea? Siapa yang nggak mau? Sebagai K-Popers, saya mau banget bisa ke Korea. Mungkin bukan cuma saya, tapi sederet K-Popers di luar sana juga punya impian ke Korea. Malah, nggak sedikit dari kami yang ingin kerja di Korea.

Iya, kerja di Korea. Pekerjaan yang kami impikan, tentu kerja di agency-agency musik. Bukan untuk menggeser Park Jin Young aka JYP atau beli MNET, cukuplah jadi Coordi Noona yang mengurusi bias, ikut bias ke mana-mana, dan selalu ada di samping bias, meski tak mungkin memiliki. Ihiks!

Tapi, buat bisa ke Korea dan kerja di sana, ternyata kita harus lulus tes EPS TOPIK. Semakin tinggi nilai EPS TOPIK, makin cepat juga kita berangkat ke Korea dan bekerja di sana. EPS Topik? Apakah itu?

Tes EPS TOPIK itu singkatan dari Tes Employment Permit System Test of Proficiency Korea. Maksudnya, tes tentang kelancaran kita berbahasa Korea. Penting dong, kemampuan bahasa ini. Kan, kita mau kerja di sana dan akan berinteraksi dengan orang Korea asli untuk jangka waktu yang panjang.

Selasa, 28 November 2017, KLC dan Hanijemi meluncurkan buku K-Job Korean, Pass The EPS TOPIK di Korean Cultural Center, dan aku ada di situ. Buku ini nih, yang akan memperlancar langkah kita ke Korea, karena buku ini isinya tentang bahasa Korea yang dijadikan standar tes EPS Topik.

image

Buku EPS TOPIK ini ada dua. Yang warna hijau (EPS TOPIK 1), isinya vocabulary. Kata Profesor Lucy Bae, yang menyusun buku ini, setelah dianalisis selama lebih dari setahun, ia menemukan kalau kunci sukses tes EPS TOPIK adalah vocabulary. Karena itu, dia menyusun buku EPS TOPIK 1 ini dengan vocabulary, dengan penyusunan yang bikin kita mudah hapal dan ingat. So, vocabulary kita nggak mentok di 어빠 사랑해요 saja hehehe. Totalnya, ada 30 chapter di buku ini.

Kalau yang warna biru (EPS TOPIK 2), isinya grammar, latihan baca, dan percakapan yang disusun berdasarkan situasi. Khatam buku ini, latihannya betul semua, jaminan berangkat ke Korea duluan. Oh ya, di buku ini juga ada 3 mock up tes EPS TOPIK yang mirip banget sama tes EPS TOPIK betulan. Kalau lancar jawabnya, lancar juga berangkat ke Korea-nya.

Tapi… syarat utama bisa belajar pakai buku ini adalah bisa baca HanGeul. K-Popers kayak kita, biasanya bisa baca HanGeul. Kan, sambil menyelam minum air, sambil dengar lagu, sambil baca HanGeulnya. Soal arti, jangan ditanya! Satu album pasti kita tahu semua. Tapi, setelah baca Indosub-nya, hehehe. Cung, yang kayak gitu!

Ngomong-ngomong soal dengar lagu sambil baca HanGeul, Prof Lucy bilang, kalau apa yang kita lakukan selama ini sudah benar. Salah satu cara mempelajari bahasa Korea adalah lewat lagu-lagu. Kalau yang suka drama, belajarnya lewat drama. Bahagia, kan? Rasanya adem Prof Lucy bilang begitu. Sekali mendayung, dua-tiga pulau terlampaui: sekali putar MV, kita terhibur sekaligus bisa memandang wajah bias dan sambil belajar bahasa Korea.

image
Prof. Lucy Bae

Nah, kalau misalkan kita masih “dodol” baca HanGeul, Hanijemi juga punya buku Fun and Easy Korean. Isinya tentang belajar HanGeul dengan cara-cara yang asyik dan gampang diingat. Buat kita-kita yang baca HanGeul-nya masih belum lancar juga cocok banget. Minimal, kita jadi tahu pasti mana yang “U” dan apa bedanya sama “Yu”.

Yang pasti, buku-buku tadi ditangani oleh para profesional supaya hasil yang didapat maksimal. Hanijemi, penerbit buku ini, didirikan dan dikelola para ahli bahasa Korea yang punya pengalaman di berbagai bidang. Mereka pernah buat “HOYHOY”,  board game tentang sejarah Korea.

Untuk menerbitkan buku ini, Hanijemi menggandeng KLC. Korean Learning Center? Kepanjangan resminya Kreasi Lintas Cipta, perusahaan konsultan training dan edukasi. Perusahaannya baru berdiri tahun ini, dan fokus untuk memudahkan orang-orang Indonesia yang mau bekerja di luar negeri supaya punya bekal dan ilmu, dan lebih berpengalaman saat kerja di luar negeri.

image
Eka Mutya Yuliandarin (cr. Refika)

“Dengan menguasai bahasa, dunia menjadi kecil,” kata Direktur Utama KLC, Eka Mutya Yuliandarin.

Cocok banget kan, mereka? Nggak salah kalau buku ini masuk daftar must have-nya aku, must have-nya kita.

Satu pendukung lagi yang membuat buku ini keren:
KOTRA, Korea Trade-Investment Promotion Agency, instansi pemerintah Korea yang tugasnya mempromosikan perdagangan antara Korea dan Indonesia, sejak 52 tahun lalu. Korea punya modal dan teknologi, dan Indonesia punya sumber daya alam dan tenaga kerja. So, kerjasama di bidang ekonomi harus terus ditingkatkan, supaya kedua negara dapat menikmati keuntungan kerjasama tersebut.

Di Indonesia, ada 2.200 perusahaan investasi Korea yang beroperasi. Perusahaan-perusahaan besar Korea punya program pembinaan usaha kecil, yang kerjasama sama koperasi-koperasi di Indonesia. Namanya OVOP (One Village One Product). Salah satunya CJ Group. Kalau K-Popers, pasti nggak asing lagi sama anak perusahaannya: CJ E&M, agency-nya Wannaone. Channel televisinya kita kenal dengan MNet.

“Buku ini merupakan awal yang mudah untuk merasakan Korea Selatan. Melalui program ini, dapat belajar bahasa Korea dan dapat merasakan budaya Korea,” kata Mr. Lee Changhyun, dari KOTRA, dalam sambutannya.

image
Mr. Lee Changhyun

Asyik kan, bukunya? Cus ke toko-toko buku besar buat bawa pulang buku ini. Jangan lupa bayar 100k – 150k di kasir ya. Buat buku sekeren itu, harganya worth it! Kalau malas ke toko buku, bisa klik marketplace. Ada juga di situ. Buku ini juga tersedia dalam bentuk tab, lengkap sama video yang dijamin bikin belajar jadi mudah. So, kalau kelak kita kerja di Korea dan ketemu bias, kata-kata yang kita ucapkan nggak lagi sebatas 안녕하세요 dan mendadak mulas kalau ucapan itu dibalas dengan ucapan yang panjang.

Sedikit bocoran, UMR di Korea minimal (sekali lagi: minimal) USD 1500. Tapi, bidang yang banyak dibutuhkan adalah perikanan dan manufacture. Belum ada lowongan jadi Coordi Noona. Jangan sedih, karena peluang kerja di bidang apapun sebenarnya terbuka lebar. Yang penting lulus tes EPS TOPIK dulu.

Mari kita bersemangat mewujudkan impian!

Komen, Kuy!

%d blogger menyukai ini: