SEO - Superduper Spesial
Blogging,  Lifestyle

Lupakan SEO, Mulailah Menjadi Google

SEO.  Jujur, saya penasaran sama ilmu ini. Para blogger berlomba-lomba mempelajarinya, ikut berbagai pelatihan, bahkan hingga harus merogoh kocek dalam-dalam. Tapi, mengingat kocek saya yang tidak sedalam mereka, rasa penasaran itu terpaksa saya taruh dalam botol dan buang ke laut!


Adalah Ahad, 11 Maret 2018, hari dimana saya merasa menjadi orang paling beruntung sedunia. Di kantor Proxsis -sebuah co-working space dan training center yang nyaman-, ditemani semeja penganan Betawi, rasa penasaran saya terjawab tanpa perlu merogoh kocek.

Pertemuan rutin Blogger FLP Jakarta yang kali ini bertema Ngeblog Galau mengundang Dosen Galau yang juga pembicara internasional, Kang Arul. Urusan blog, beliau rajanya.  Tepercaya! Tapi, kok beliau malah menuruh melupakan SEO? Ada apa ini?

Belajar SEO
Ini baru sebagaian

 

Pentingkah SEO?

Teman-teman,  untuk definisi dan lain-lainnya, klik SEO, ya.  Nanti kepanjangan kalau kita bahas di sini semua. Intinya, optimalisasi mesin pencari, supaya blog kita ada di halaman pertama Google.

Psikologi orang membuka Google adalah ia ingin mendapatkan informasi yang cepat dan sesuai dengan keinginannya. Kalau blog kita ada di halaman depan Google, orang akan meng-klik blog kita. Dengan  begitu, pageview blog kita bertambah.

SEO (3) - Superduper Spesial
Dosen Galau kita

 

Lupakan SEO

Kenapa kita harus melupakan SEO? Karena dia bukan member Girls Generation lagi #eh.

Orang-orang bilang, SEO adalah cara kita berpikir seperti Google. Kalau kata Pak Dosen Galau, berpikir seperti Google artinya kita ada di luar Google. Yang harus kita lakukan adalah berada di dalam Google, membantu Google melakukan tugas-tugasnya.

Dalam satu detik, Google harus menginput banyak web ke mesin pencariannya. Kalau saja Google itu orang, mungkin dia akan bilang, “Help me, please! I’m lieur!”

Baca juga: Kesel Postingan Blog Dicopas? Coba Cara Ini

Kalau kita adalah blogger, mari bantu Google dengan menentukan niche yang tepat untuk blog kita. Niche adalah fokus blog. Misalnya, blog ini akan difokuskan pada tiga hal: gadget, lifestyle, dan reading & writing.

Kita juga bisa meletakkan banyak kata-kata yang berhubungan dengan kata kunci tulisan kita di paragraf awal. Cek kata kunci tulisan di kwfinder.com. Fokus pada satu kata kunci saja, supaya Google nggak tambah lieur.

Kalau sudah selesai menulis, jangan lupa masukkan url blog kita di Google Webmaster. Daripada menunggu Google menginput lalu salah masuk kategori, lebih baik kita saja yang lakukan.

SEO (2)- Superduper Spesial
Belajar SEO sama Pak Dosen Galau

Meski banyak istilah-istilah ajaib di workshop hari ini, tapi saya tercerahkan. Jadi, tulisan kita bisa ada di halaman pertama Google tanpa mengerti SEO, itu bukan hal yang mustahil jika kita “menjadi” Google.

Caranya gimana?

Nanti saya kasih tahu!

 

 

25 Comments

Komen, Kuy!

%d blogger menyukai ini: